SEKILAS TENTANG KUBIS
Menanam/ budidaya kubis adalah tanaman perdu yang dimanfaatkan daunnya untuk sayuran maupun lalapan . Bentuk kubis bulat. Kubis dengan nama latin brassica oleracea L sangat popular dikalangan petani sayur karena potensi hasil yang tinggi ,berat 1buah kubis dapat mencapai 3 kg ( pangalaman penulis).dahulu kubis hanya dapat ditanam pada dataran tinggi. Sejalan dengan perkembangan waktu, saat ini sudah banyak varietas kubisl yang dapat ditanam didataran rendah. Kali ini akan saya sampaikan tata cara menanam kubis didataran rendah yang pernah penulis lakukan.
MENANAM KUBIS DIDATARAN RENDAH
Syarat tumbuh tanaman
Tanaman kubis dapat ditanam sepanjang tahun,dapat hidup didataran rendah hingga tinggi sampai mencapai 1200 meter dpl ,curah hujan sedang .Tanaman kubis tumbuh optimal pada suhu udara 18 – 30 derajat celcius, memerlukan media tanah humus,gembur ,tanah lempung berpasir( tanah branjangan).mengandung bahan organic ,ph tanah antara 5,6- 7.
PERSIAPAN LAHAN
Tanah digemburkan dengan di bajak sedalam 20cm - 30cm dan tebarkan bokasi/kompos dari kotoran ayam sebanyak 5 ton /ha. Kemudian dibuat bedengan tinggi 25 cm -30 cm, lebar bedengan 80 cm -90 cm , jarak bedengan 50 cm- 50 cm.
Tanah digemburkan dengan di bajak sedalam 20cm - 30cm dan tebarkan bokasi/kompos dari kotoran ayam sebanyak 5 ton /ha. Kemudian dibuat bedengan tinggi 25 cm -30 cm, lebar bedengan 80 cm -90 cm , jarak bedengan 50 cm- 50 cm.
PEMILIHAN BIBIT DAN PERSEMAIAN
Proses pemilihan bibit dan persemaian adalah awal dari budidaya tanaman. Proses ini akan menunjang langkah langkah selanjutnya.maka perlu diperhatikan pemilihan bibit.
PENANAMAN
Jarak tanam kubis adalah 50cm x 50cm ,masukan benih yang sudah berumur 25 hari ke dalam lubanng ,bila bagaian bawah polybag sudah berlubang langsung masukan bibit beserta polybagnya dan robek bila masih utuh agar akar dapat berkembang menyebar ke tanah .kemudian tutup denga sedikit tanah dan tekan sampingnya agar rapat.
PEMUPUKAN
Pemupukan dasar
Pemupukan ini dilakukan pada saat olah tanah sebelum bedengan dikerjakan ,agar pupuk dasar terpendam dalam bedengan. Komposisinya : Phonska 120 kg/ha, ZA 150 kg/ha, phospat 100 kg/ha.
Pemupukan dasar
Pemupukan ini dilakukan pada saat olah tanah sebelum bedengan dikerjakan ,agar pupuk dasar terpendam dalam bedengan. Komposisinya : Phonska 120 kg/ha, ZA 150 kg/ha, phospat 100 kg/ha.
Pemupukan lanjutan 1
Pemupukan ini dilakukan pada saat tanaman umur 7 hst – 28 hst ,dengan cara campuran air dan pupuk dikocorkan kelubang tanaman dengan takaran 200ml – 250 ml setiap lubang tanaman. Komposisi : NPK 35 – 45 kg/ha,insektisida berbahan aktif karbofuran 7kg/ha.pemupukan ini dilakukan 1 minggu sekali. Untuk pemupukan minggu 2,3,4, sudah tidak memakai insektisida . fungsi insektisida untuk membasmi hama yang ada didalam tanah.
Pemupukan ini dilakukan pada saat tanaman umur 7 hst – 28 hst ,dengan cara campuran air dan pupuk dikocorkan kelubang tanaman dengan takaran 200ml – 250 ml setiap lubang tanaman. Komposisi : NPK 35 – 45 kg/ha,insektisida berbahan aktif karbofuran 7kg/ha.pemupukan ini dilakukan 1 minggu sekali. Untuk pemupukan minggu 2,3,4, sudah tidak memakai insektisida . fungsi insektisida untuk membasmi hama yang ada didalam tanah.
Pemupukan lanjutan 2
Pemupukan dilakukan pada saat tanaman umur 35 hst. komposisi : NPK 280 kg/ha atau campuran Phonska + ZA+ Urea 300 kg/ ha .
Pemupukan dilakukan pada saat tanaman umur 35 hst. komposisi : NPK 280 kg/ha atau campuran Phonska + ZA+ Urea 300 kg/ ha .
Cara pemupukan : tanah ditugal sedalam 5cm pupuk dimasukan kedalm lubang kemudian ditutup dengan tanah. Jarak lubang pupuk dengan batang tanaman sekitar 5cm. pemupukan ini dilakukan terakhir kali.
PEMELIHARAAN
Penyiangan dan pembersihan gulma dilakukan 2 minggu sekali. Penyiraman dilakukan 1 minggu sekali setelah pemberian pupuk atau apabila tanah bedengan terlihat kering. Dengan cara parit dialiri air 3/4 dari tinggi bedengan.,kemudian segera buang air agar bedegan tiris tidak terlalu lembab.

Gambar. 2 Tanaman Kubis sehat dengan perawatan optimal.
HAMA DAN PENYAKIT
- Hama yang menyerang tanaman kubis antara lain:ulat grayak (Spodoptera Litura ),ulat daun(Plutella xylostella) ulat krob (Crocidoomia binotalis ),ulat tanah (Agrotis Ipsilon) Pengendaliannya, semprot insektisida berbahan aktif :klorfenapir, tiodikarb. Betasiflutrin, pfofenofos, karbofuran.
- Penyakit pada tanaman ini antara lain (Pseudomonas solanacearum), layu fusarium(Fusarium oxysporum), Antraknosa (Collectrotichum gloeospoiroides), Busuk daun ( Phytopthora Infestans). Pengendalian penyakit diatas dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif : Mankozeb, Kasugamisin Hdroklorida,Oksitettrasiklin,Klorotalonil,Iprodium, Benomil.

Gambar 3. Buah kubis siap dipanen.
Tanaman kubis dapat dipanen pada usia 80 - 95 hst,Umur panen dapat dipengaruhi varietas,perawatan,serta iklim.
Ciri-ciri tanaman kubis siap panen : buah bulat besar ,padat berisi, buah merekah/menggantung.
Demikian cara budidaya tanaman Kubis. semoga dapat diambil manfaatnya.dan bila ada kritik dan saran mohon isi di komentar. terimakasih

No comments:
Post a Comment